aku mahasiswa

Aku mahasiswa dengan ribuan tanya
tanya tentang diriku
Tiap hari ku gandeng buku-buku
Buku-buku bertutur tentang ilmu
yang tak tahu ilmukah itu

Senin...
Selasa...
Rabu...
Kamis...
Jumat...

Ke kampus dengan rupiah-rupiah
Entah ku iringi dengan basmalah-kah atau tidak langkahku
tapi ku lontarkan "assalamu'alaikum" pada rumahku
tak ku lupa itu

Ada ribuan doa-doa yang "mereka" titip untukku
doa-doa agar diriku berhasil
Berhasil berseragam "toga"
Berhasil menggandeng "sarjana muda"
Berhasil menjadi "wanita karier"

Tapi apakah otakku tlah matang dengan pengetahuan?

Change we can believe in..

Legacy marketing, atau vertikal marketing, yang High Budget-Low Impact dan masih menggunakan pemikiran yang tersekat-sekat. Para Legacy marketer berfikir kalau urusan keuangan adalah urusan bagian financial atau accounting, dan segala hal beraroma return bukanlah urusan marketer.
Sekarang pemikiran seperti itu tidak bisa digunakan lagi.
Dalam bukunya berjudul New Wave Marketing, Hermawan Kartajaya menuliskan bahwa di era New Wave ini, paling tidak ada tiga Driving Force utama, yaitu:

.Digitalization
Digitalization ada pada aspek teknologi yang membuat manusia bisa saling berinteraksi, saling memengaruhi, dan saling membantu. Asal mereka terhubung dengan internet.

.Globalization
Globalization mencakup aspek Political-Legal, Economy, dan Social-Culture

.Futurization
Situasi di masa depan akan jauh berbeda dengan apa yang terjadi saat ini. Pasar akan terus mengalami perubahan. Apalagi dengan keberadaan Web 2.0.

Adanya sekat-sekat hanya membuat perusahaan tidak bertahan lama. Di era New Wave, tiap orang adalah marketer. Tiap orang dalam perusahaan akan melayani customer, entah langsung ataupun tidgk langsung. Dan artinya, return dari program marketing yang dijalankan adalah bagian dari peran marketer.

Jadi "gila" ?













Apa enaknya menjadi "gila" ?
toh yang dibisa cuma makan dan minum

Apa enaknya lupa ingatan ?
Segala kebaikan dan keramahan orang-orang di sekitar kita
malah ter-delete begitu saja.
Hilang bersama segala cerita-cerita hidup yang menggetarkan hati.

Apa enaknya menjadi "gila" ?
tak sholat
tak ngaji
tak puasa
tak sodakoh
tak berakal
tak berhati
tak beriman

Tak ada daya lagi untuk resapi intisari kehidupan
Tak sanggup lagi membuat bangunan cita-cita di atas cinta

by: ninq wahyuninqsih
at my world

Untuk Perempuan



Jangan mengejarnya
Jangan mencarinya
Dia yang 'kan menemukanmu
Kau mekar di hatinya
Di hari yang tepat

Jangan mengejarku
Dan jangan mencariku
Aku yang 'kan menemukanmu
Kau mekar di hatiku
Di hari yang tepat

Tidaklah mawar hampiri kumbang
Bukanlah cinta bila kau kejar
Tenanglah tenang
Dia 'kan datang
Dan memungutmu ke hatinya yang terdalam
Bahkan dia takkan bertahan tanpamu

Sibukkan harimu
Jangan pikirkanku
Hadirnya 'kan menuntunku
Pulang kepadamu
Di hari yang tepat

Tidaklah mawar hampiri kumbang
Bukanlah cinta bila kau kejar
Tenanglah tenang
Aku 'kan datang
Dan memungutmu ke hatiku yang terdalam
Bahkan ku takkan bertahan tanpamu

Aku yang 'kan datang

Kau Tahu Kah ?


Siang tadi kau tahu kah apa yang ku buat?
Duduk di tempat kau biasa bersemedi

Lalu kau tahu apa yang selanjutnya ku buat?
Menghirup seluruh aroma tubuhmu yang tertinggal

Dan kau tahu apa yang ku temukan?
Ada tertinggal serpihan bayangmu di sana

Tahu apa yang ku pikir selanjutnya?
Ku pikir,
daripada orang-orang menginjaknya
lebih elok jika ku pungut dan ku simpan bayangmu
di kantong kiri bajuku,
dekat dengan jantungku
Sehingga bayangmu tahu kalau jantungku memompa darah lebih cepat
ketika mataku memotret sosokmu

Terlebih jika kita saling beradu mata tanpa konsep dan rencana

>>>